Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

STALKER GIRL


            “AKU SUKA PADAMU HAYATE…..Kau mau jadi pacar ku?” Ucap ku pada pria yang ku cintai
            “Sayangnya aku tidak tertarik pada mu..”
            “Tapi…” Ucap ku lirih
Pria itu pergi tanpa menoleh sedikitpun pada ku.
HAAAHHHHH kenapa begini, Aku serius menyukainya tapi malah di tolak, selama ini sikapnya baik sekali ku pikir dia memberi ku lampu hijau untuk mendekatinya. Memang sih kami belum lama berkenalan, waktu itu aku pergi ke festival music dance dan di sana lah aku mengenalnya.
Kini raga ku seperti tak memiliki jiwa…..entah kenapa tangga menuju kamar ku yang biasanya terasa pendek dan singkat kini terasa sangat panjang.
            “Heh…” keluh ku sambil melemparkan badan di atas kasur
Aku memandang HP yang ada di genggaman ku dari tadi, tapi tidak ada pesan atau pun telpon masuk dari siapa pun.
            “HAYATE BODOH! Tunggu saja kalau seperti ini jangan harap aku akan menyerah! Toh kau belum bilang alasan mu tidak menyukai ku…..Kau tidak tertarik maka aku akan membuat mu tertarik pada ku!” Teriak ku di dalam kamar karena stress memikirkannya di dalam otak
            “Kau bisa tidak berisik? Aku besok ujian jadi jangan rame..kalau kau stress tidur saja sana!” Ucap Heiji kakak laki-laki ku yang kini sedang menempuh ujian akhir di universitas S.
            “Kakak tidak pengertian adik mu ini patah hati…bukannya di hibur juga” keluh ku sambil memeluk bantal
            “Itu sih derita mu…” ucapnya sambil berjalan keluar kamar ku.

KEESOKAN PAGINYA….
            “Kau mau menemui Hayate di sekolahnya? Kau gila ya Miyu?”
            “Tidak, tapi aku mau membuktikan padanya kalau aku serius menyukainya..”
            “Tapi ya gak begitu juga kan caranya….dia berada di kota A dan kau di kota B memang sih naik kereta hanya 2 jam tapi kalau sudah jauh-jauh kesana masih ditolak juga apa kau masih punya tenaga untuk pulang ke rumah? Kemarin saja kau bilang roh mu hampir lepas dari raga….”
            “Ringo-chan kan aku gak sendiri…hehheheh” aku tersenyum sambil menatap mata Ringo
            “Senyum mu membuat ku takut, jangan bilang kau mau mengajak ku ikut serta?”
            “Wah ternyata kau memang mau ikut kan? Heheheh ayo kita berangkat, sepulang sekolah”
Bel usai sekolah berbunyi, Aku bergegas memasukkan semua buku ke dalam tas dan merapikan dandanan ku. Ku lihat Ringo pun sedang sibuk berpamitan dengan kekasihnya melalui telpon. Pacar Ringo seorang model sekaligus mahasiswa di universitas T, karena model jadi waktu bertemu mereka sedikit sekali tapi yang aku kagum mereka sudah berpacaran selama 2 tahun dan masih awet sampai sekarang.
            “Gimana uda siap?” Tanya ku pada Ringo
            “DEMI diri mu aku membatalkan janji kencan dengan Sho, sudah ayo berangkat”
Untuk pertama kalinya aku melakukan hal seperti ini, aku harap semua pengorbanan ku ini tidak sia-sia. Sudah 2 jam berlalau dan kereta yang ku tumpangi akhirnya berhenti di stasiun K.
            “Kau tahu sekolahnya ada dimana Miyu?”
            “Iya aku sudah tahu kok, sekolahnya tidak jauh dari stasiun ini…”
Benar kan, aku menemukan sekolah Hayate, tapi kenapa sepi….apa sudah pada pulang. Gumam ku dalam hati.
            “Miyu sepi nie, mereka sudah pulang sekolah lagi…giman donk?”
            “Kita masuk saja, cari mereka…ayo”
Sudah terlanjur berbuat sampai begini, maka sekalian saja malu….yang jelas Hayate harus tahu aku datang menemuinya kemari.
Kurasa dewi cinta memang berada dipihak ku, sebuah ruangan terbuka, dari dalam terdengar suara gaduh music diiringi gerakan-gerakan break dance beberapa orang pria. Salah satu dari pria itu aku mengenalnya.
            “Permisi….aku mencari Hayate” Aku langsung masuk tanpa meminta ijin pada siapa pun
            “Kau.. kenapa bisa kemari?” Tampaknya Hayate kaget sekali melihat sosok ku ini
            “Aku mencari mu, sudah ku bilang aku mencintai mu…jadilah pacar ku”
            “Dan aku sudah bilang juga kan aku tidak tertarik pada mu…”
            “Tapi kau tidak memberikan alasannya kenapa tidak tertarik pada ku? apa karena aku tidak cantik?”
            “Kau cantik..hanya saja aku belum menemukan feel yang pas untuk berpacaran dengan mu, kita juga baru kenal”
            “Kalau begitu coba di jalani saja dulu….?”
            “Aku benci cewek pemaksa seperti mu, pulanglah!”
            “Tapi…..” Ringo menarik ku dan membawa aku keluar dari ruangan itu
            “Sudah Miyu, kau mau mempermalukan diri mu seperti apalagi di hadapannya? Dia sudah bilang tidak mau, jadi cukup hentikan kegilaan mu ini.. kau masih punya harga diri kan?”
Omelan Ringo hanya berdengi di kuping, otak ku tak bisa berpikir jernih dan hati ku benar-benar luluh lantak. Baru kali ini aku mengejar pria sampai seperti ini tapi hasilnya tetap saja aku gagal.
            “Miyu….” Ucap Ringo sambil menghapus air mata di pipi ku yang kini mulai jatuh ke tanah satu persatu
            “Hey tunggu!” Aku berpaling ke arah pria tampan yang berteriak itu
            “Kau Miyu kan? Jadilah pacar ku aku menyukai mu….”ucap pria itu dengan senyum manisnya
ASTAGA….Ini drama? Mimpi? Atau memang aku sedang di tembak pria tampan? Aku baru saja patah hati dan sekarang di tembak, mana dia pria yang tampan…
            “Kau siapa ya?” Tanya ku sambil menghapus air mata dan menahan isak tangis
            “Aku Yoshi sahabat Hayate, aku selalu melihat mu berusaha keras mengejar Hayate..lama-lama aku jadi menyukai mu. Kegigihan mengejar Hayate membuat aku ingin mencintai mu, jadi lupakan saja Hayate dan jadian dengan ku bagaimana?”
Cowok cakep yang memiliki senyum manis, kini ada di depan mata…pasti orang bodoh yang menolak itu semua,
            “Maaf yang aku cintai itu Hayate..aku hanya mau dengan dia seorang. Aku melakukan ini semua juga karena dia kalau karena di tolak aku langsung melupakannya itu mana mungkin…”
Dan salah stau orang bodoh itu adalah aku…entahlah aku memang terkesan dengan Yoshi tapi hati ku masih terus memikirkan Hayate…
            “Wah syukurlah ya Hayate, gadis ini benar-benar mencintai mu, ketampanan ku saja di tolak dia serius lho kau tidak terkesan?”
Apa-apaan kedua orang ini, Hayate tiba-tiba muncul dari balik pintu gerbang. Kami memang masih di depan sekolahnya sih tapi tidak sadar kalau Hayate mengejar ku.
            “Maaf ya membuat bingung, tadi Hayate merasa bersalah sudah berkata kasar pada mu, lalu dia mau mengejar mu tapi kubilang aku akan mengetes Miyu kita lihat dia serius atau tidak pada cintanya..dan itulah tadi aku bersandiwara menembak mu”
            “Jadi kalian tega mempermainkan perasaan orang? Kejam sekali Miyu kan benar-benar sedih!” Ringo ikut bicara
            “Iya-iya maaf, aku baru kali ini menemui gadis senekat dan seheboh diri mu, sampai mengejar ke kota ku segala, itu sebabnya aku bingung. Tapi kalau memang kau serius baiklah kita jalani saja dulu. Tapi.. aku ini bukan pria yang tampan seperti Yoshi apa kau yakin memilih ku?kau itu kan cantik”
Aku berlari dan memeluk Hayate dengan erat, wajahnya merah saat ku bisikkan kata-kata di telingannya
            “Aku yakin…”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar

Friend